Cara Merawat Burung Cucak Rowo Yang Baik Dan Benar

7 min read

Cara Merawat Burung Cucak Rowo

Tips Dan Cara Merawat Burung Cucak Rowo – Burung cucak rowo atau nama latinnya Pycnonotus zeylanicus merupakan salah satu dari anggota suku merbah atau disebut juga dengan cucak-cucakan dari familia Pycnonotidae yang juga suku burung pengicau dari Asia dan Afrika. Dalam bahasa inggris burung cucak rowo di kenal sebagai Bulbuls. Burung cucak rowo kebanyakan memiliki suara yang merdu dan kicauannya yang beraneka ragam, burung cucak rowo biasanya lebih sering berkicau pada pagi dan petang hari.

Tubuhnya yang berukuran sedang dengan panjang totalnya bisa mencapai 28 centimeter.  Burung-burung ini pada umumnya bertubuh agak ramping, leher pendek, dan ekornya panjang. Terkait dengan ukuran, burung cucak rowo jantan mempunyai ukuran tubuh agak lebih besar dibanding yang betina, untuk cara merawat burung cucak rowo memang terbilang lumayan sulit, namun jangan khawatir disini saya membahasnya dengan detail.

Sebagian spesies dari burung ini memiliki warna-warni yang cerah yaitu  merah, jingga, kuning, pada perut, dada atau seluruh tubuhnya. Tetapi, kebanyakan burung ini berwarna keabu-abuan, suram coklat zaitun atau kekuningan, dengan warna kuning, merah atau jingga di pantatnya. Baik pada Jantan maupun betina warnanya serupa. Tetapi ada juga beberapa dengan memiliki warna hitam di kepala, jambul yang dapat di gerak-gerakkan atau janggut putih, demi menjaga keunikannya maka disini saya membahas semua cara merawat burung cucak rowo yang perlu anda ketahui.

Burung cucak rowo mempunyai mata yang berukuran kecil dengan iris yang berwarna kemerah-merahan dengan paruhnya yang berbentuk lancip berwarna hitam. Burung Cucak Rowo adalah burung yang sudah memiliki tempat tersendiri di hati penggemarnya. Ketenarannya tidak pernah sama sekali pudar. Bagi sebagian masyarakat Indonesia, memelihara burung cucak rowo menyangkut status sosial seseorang didalam masyarakat.

Disamping di pelihara sebagai klangenan, burung Cucak Rowo juga sering di turunkan di arena perlombaan. Karena suaranya yang sangat keras dan lantang, membuat taste tersendiri di dalam menikmati nyanyian burung Cucak Rowo. Sedangkan memelihara dan merawat burung Cucak Rowo sama dengan merawat burung berkicau jenis lainnya. Walaupun demikian, ada beberapa hal mendasar yang tetap harus kita perhatikan.

Cara Merawat Burung Cucak Rowo
Cara Merawat Burung Cucak Rowo

Karakteristik Dasar Burung Cucak Rowo

Semi Fighter

Burung Cucak Rowo bukanlah burung petarung yang murni, daya tarung yang ada pada burung cucakrowo cenderung akibat tingkat birahi pada level tertentu yang akan membuat burung ini menjaga daerah teritorialnya.

Sulit Beradaptasi

Burung Cucak Rowo tidak mudah untuk beradaptasi terhadap lingkungan yang baru. Disamping itu, burung ini juga mudah kaget jika di sekitarnya ada sesuatu yang mengganggu ketenangannya.

Memiliki Tingkat Stres Yang Tinggi

Dalam kondisi tertentu, burung cucak rowo mudah panik dan stres jika merasa terancam.

Mudah Jinak

Dalam waktu tertentu dan perlakuan serta perawatan yang baik, burung cucak rowo ini mudah menjadi jinak kepada pemiliknya

Cara Memilih Cucak Rowo Bakalan yang Bagus

Ada beberapa hal penting yang harus di  perhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung Cucak Rowo sehinga dalam merawat cucak rowo ada harapan besar dan sesuai harapan.

  • Pilihlah bahan yang berpostur besar memanjang dengan leher yang panjang, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher, berbadan pendek dan berpostur tubuh yang kecil.
  • Sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, besar, tebal dan panjang. Dan paruh pada bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan yang mempunyai paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilihlah yang sedekat mungkin dengan posisi matanya.
  • Pilihlah sayap yang mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
  • Lincah dan bernafsu makan yang besar, Ini adalah ciri-ciri bahan yang bermental baik.
  • Rajin bunyi, ini menandakan bahwa burung tersebut memiliki prospek yang cerah.
  • Dan pilihlah yang mempunyai leher panjang padat berisi, karena menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara yang secara maksimal.

Makanan Cucak Rowo Harian Yang Terbaik

Voer

Jenis makanan yang cocok pada umumnya untuk semua jenis burung kicauan adalah Voer. karena voer merupakan jenis makanan yang dibuat manusia yang sudah melalui proses penelitian secara baik, karena itu kandungan pada makanan jenis voer banyak mengandung vitamin, mineral dan beberapa protein yang sangat di perlukan atau di butuhkan oleh semua burung. Sebaiknya pilihlah voer yang berkadar protein sedang, yaitu: 12%-18%, belum tentu Voer yang berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung Cucak Rowo ya guys. Voer di berikan sebagai pelengkap kebutuhan nutrisinya. Selalu ganti dengan Voer yang baru setiap 2 hari sekali.

Buah Segar

Burung Cucak Rowo sangat menyukai buah Pepaya, Pisang Kepok Putih, Apel, Tomat, Pir dan beberapa buah lainnya. Sebaiknya perbanyak pemberian buah Pepaya, karena buah Pepaya mengandung Vitamin C yang sangat tinggi sehingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Karena buah Pepaya sendiri memang sangat mudah untuk dicerna oleh manusia maupun burung dan sangat cocok sekali dengan sistem pencernaan rata-rata jenis burung yang suka memakan buah-buahan.

EF (Extra Fooding)

Pakan tambahan yang sangat baik yaitu Jangkrik, Orong-orong, Kroto, Ulat Bambu, Ulat Hongkong, Kelabang, Belalang dan lainnya. Pemberian EF harus selalu di sesuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan pasti dampak klausal dari pemberian EF tersebut ya guys.

Artikel Pilihan : Cara Merawat Burung Cucak Ijo

Cara Merawat Cucak Rowo Yang Baik dan Benar

Memelihara dan merawat burung Cucak Rowo sama dengan merawat burung kicau jenis lainnya seperti burung jalak suren, murai batu ataupun merawat cucak hijau dan lainnya. Walaupun demikian, tetapi ada beberapa hal mendasar yang tetap harus kita perhatikan. Berikut ini cara merawat burung cucak rowo.

Memilih Indukan

Indukan yang di pilih, baik itu yang jantan maupun yang betina, jelas yang memiliki kualitas suara kicauan yang bagus, atau setidaknya pernah memenangkan suatu kompetisi.Tetapi, selain itu, ada hal lain yang perlu ikut di perhatikan.Yaitu, kondisi fisik burung. Hendaknya,selain pandai bernyanyi,burung juga harus sehat jasmaninya. Bebas dari penyakit dan berpostur sempurna.

Membuat Kandang Yang Nyaman Untuk Proses Perkawinan

  • Buatlah kandang burung yang besar dengan lebar ukuran kira-kira 2 x 1 meter dan tinggi 2,5 meter.
  • Kandang harus di buat semirip mungkin dengan habitat asli burung cucak rowo
  • Tambahkan pohon atau cabang pohon agar burung merasa aman dan nyaman untuk bertelur
  • Bisa juga di buatkan sarang buatan yang terbuat dari sabut kelapa dan di taruh di salah satu cabang pohon.
  • Buatkan tempat untuk bertengger. Agar mirip aslinya,buatlah dari dahan pohon yang asli.
  • Mendapat cukup sinar matahari
  • Jangan lupa tempat makan dan minum yang mudah di jangkau dan di bersihkan.

Jangan Membuat Burung Menjadi Stress

  • Sebaiknya, kandang di buat di tempat yang tidak bising dan jauh dari lalulalang manusia. Hal ini di karenakan burung cucak rowo gampang stress.
  • Untuk lebih amannya, tutup kandang menggunakan kain atau bisa juga sekalian menembok sekaliling kandang seperti halnya sebuah rumah. Hanya saja, bagian atap tetap di biarkan terbuka walaupun tetap ada teralis.
  • Walaupun ada yang mengklaim tidak ada masalah dengan kandang terbuka, untuk lebih amannya pilih kandang tertutup.

Lakukan Perjodohan

Seperti halnya manusia, burung inipun memerlukan penjajakan sebelum melangsungkan pernikahan.

Pembuatan Kandang Untuk Anak Burung Cucak Rowo

  • Telur akan di tetaskan di kandang perkawinan, induk cucak rowo akan mengerami telur sampai telur menetas, kemudian memberi anaknya makan (dengan cara meloloh atau mengeluarkan kembali makanan yang sudah di hancurkanya). Dan juga mengajari anaknya terbang kemudian setelah itu cucak rowo muda akan di pindahkan ke kandang lain
  • Kandang untuk cucak rowo muda di buat sama persis lengkap dengan kandang perkawinan besar dan sesuai dengan habitat aslinnya.
  • Tambahkan juga dahan dan ranting pohon untuk bertengger dan membuat mereka nyaman.
  • Usahakan agar kandang mendapatkan cukup sinar matahari.

Sebaiknya Ada CCTV Untuk Kandang Yang Tertutup

Untuk kandang tertutup, memang sebaiknya ada CCTV untuk memantau keadaannya di dalam kandang. Karena Induk burung terkadang membuang telur atau memakan anaknya sendiri. CCTV juga di perlukan untuk mencegah di curinya burung oleh pencuri mengingat harganya yang mahal.

Pakan Burung Cucak Rowo

  • Pakan alamiah burung ini ialah serangga dan buah
  • Makanan sehari-hari burung cucak rowo adalah campuran dari buah dan serangga. Contohnya adalah, berikan pisang dan 3-5 ekor jangkrik atau pepaya dan voer.
  • Berikan Voer yang merupakan makanan instant bernutrisi lengkap dan mengandung vitamin sebagai makanan pokok.
  • Berikan kroto 1-2minggu sekali

Pemeliharaan

  • Mandikan dan Jemur burung cucak rowo 2x sehari
  • Memandikan burung fungsinya ialah untuk membersihkan kotoran dan kuman yang melekat pada tubuh burung juga agar burung mendapat asupan vitamin D
  • Burung ini bisa juga mandi sendiri, caranya adalah dengan meletakkan wadah yang cukup untuk dia mencelupkan dirinya. Akan tetapi, sebaiknya kita mandikan saja
  • Penjemuran berfungsi untuk mencegah burung ini sakit,karena, sinar matahari membunuh bakteri dan virusnya
  • Penjemuran sebaiknya di lakukan pagi hari sebelum jam 10 pagi
  • Ada masa di mana burung akan merontokan bulunya atau biasa disebut dengan masa mabung. Pada masa ini sebaiknya nutrisi burung lebih di perhatikan lagi dan jumlahnya di perbanyak
  • Pada masa mabung sebaiknya hindari burung ini bertemu dengan burung sejenisnya
  • Kandang sebaiknya di bersihkan minimal 4 hari sekali.

Mengatasi Burung Cucak Rowo Over Birahi

  • Pangkas porsi Jangkrik menjadi 2 kali yaitu pagi dan 2 sore.
  • Berikan 3 tetes CATALYST pada air minumnya, 2x-3x seminggu.
  • Di berikan 2 ekor Ulat Bambu dalam 3 hari berturut-turut.
  • Frekuensi mandi di buat lebih sering, contohnya pagi, siang dan sore.
  • Lamanya penjemuran di kurangi menjadi 30 menit perhari saja.

Mengatasi Burung Cucak Rowo Kondisi Drop

  • Tingkatkan porsi pemberian EF Jangkrik menjadi jam 8 pagi dan 4 sore.
  • Tingkatkan porsi pemberian EF Kroto menjadi 3 x seminggu.
  • Mandi di buat menjadi 2 hari sekali saja.
  • Burung segera di isolasi, jangan sampai melihat dan mendengar burung Cucak Rowo lain dahulu.
  • Lamanya penjemuran di tambah menjadi 2-3 jam/hari.
  • Berikan vitamin SUPERVIT setiap hari.

Perawatan Dan Setingan Burung Cucak Rowo Untuk Lomba

Perawatan lomba untuk burung Cucak Rowo sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan hariannya. Tujuan perawatan dan setingan ini adalah untuk mempersiapkan burung Cucak Rowo agar memiliki tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil.

Untuk kunci keberhasilan perawatan lomba untuk burung Cucak Rowo adalah dengan cara mengenal baik bagaimana karakter dasar masing-masing burung tersebut.

Berikut ini Pola Perawatan dan Setingan burung Cucak Rowo untuk Lomba :

  • Untuk H-3 sebelum lomba, Jangkrik bisa di naikkan menjadi 8 ekor pada pagi hari dan 4 ekor pada sore hari.
  • Pada H-2 sebelum lomba, burung lebih baik untuk di jemur maksimal 30 menit.
  • 1 Jam sebelum di gantang lomba, berikan burunhg cucak rowo Jangkrik 3 ekor dan Ulat Hongkong 10 sampai 20 ekor.
  • Jika burung akan turun lomba kembali, berikan Jangkrik 1 ekor lagi.

Note : Jangan memandikan burung pada saat di lapangan, karena bisa membuat birahi burung tersebut menjadi sangat tidak stabil. Berikan kesempatan pada burung untuk beradaptasi sebentar pada suasana lapangan, agar burung tersebut tidak kaget.

Perawatan Dan Settingan Burung Cucak Rowo Pasca Lomba

Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung tersebut.

Berikut ini adalah Pola Perawatan dan Setingan Pasca Lomba untuk burung Cucak Rowo :

  • Porsi EF di kembalikan ke Setingan Harian.
  • Berikan vitamin SUPERVIT di H+1 setelah Lomba.
  • Sampai H+3 setelah Lomba, penjemuran dilakukan maksimal 30 menit saja.

Suara Master Yang Baik Untuk Burung Cucak Rowo

Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam membentuk suara master yang baik untyk burung cucak rowo diantaranya ;

  • Kesesuaian irama lagu dan frekuensi antara suara master dengan burung kita. Ketidaksesuaian suara master dengan burung akan menyebabkan lagu yang fales dan tidak enak di dengar.
  • Mengikuti Trend Lagu yang ada. Misalnya tonjolan dan tembakan yang sedang di gandrungi pada saat ini adalah tonjolan dengan speed rapat di variasikan dengan irama lagu yang ngeroll.
  • Variasi irama lagu yang mewah. Yang di maksud irama lagu yang mewah di sini bukanlah suara tonjolan yang keras, tetapi kita harus dapat memilih suara-suara master yang mempunyai variasi speed yang selaras dan irama lagu yang memiliki cengkok dan mengalun.

Cara Perawatan Burung Lainnya

Sangat banyak metode dan cara-cara yang bisa di lakukan di dalam proses pemasteran burung berkicau. Dan juga banyak sekali tentang berkembangnya mitos-mitos yang keliru dalam prakteknya dilapangan, begitu juga dengan cara merawat burung cucak rowo seperti yang sudah saya bahas di atas, semoga apa yang saya sampaikan di atas bisa menambah informasi dan juga tambahan pengalaman untuk anda semuanya, selamat mencoba dan semoga berhasil, sampai jumpa pada artikel menarik lainnya.

(Visited 14 times, 2 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *